Kamis, 18 Agustus 2022
Karnaval HUT RI 77 SDN 5 Wangon
Rabu, 17 Agustus 2022
Semarak HUT RI 77 di SDN 5 Wangon
Perayaan HUT RI 77
Senin, 15 Agustus 2022
Guru Penggerak: Jurnal Refleksi Dwi mingguan (2) Modul 1.3
Kamis,
11 Agustus 2022
Hampir
satu bulan vakum dalam kegiatan guru penggerak. Vakum terjadai karena ada alih
kelola Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5. Semula di bawah naungan P4TK
Matematika yang berkedudukan di DI Yogyakarta. Kini, alih kelola oleh BBGP
(Balai Besar Guru Penggerak) Provinsi Jawa Tengah.
Adanya
alih kelola tentu tak menyurutkan semangat ku untuk mengikuti program guru
penggerak sampai tuntas. Semangat ku mulai menyala ketika awal agustus mulai
dilakukan kegiatan guru penggerak secara normal. Artinya, saya mulai menjalani
aktifitas normal secara daring program guru penggerak.
Kepastian
kegiatan guru penggerak mulai berjalan pada bulan Agustus. LMS aktif, walau
sedikit ada perubahan konten namun tak menghilangkan substansi. Kegiatan
lanjutan pada modul kali ini yaitu menuju visi guru penggerak dan profil
pelajar Pancasila.
Pada
pengenalan modul, saya menyusun visi sebagai guru penggerak. Kemudian visi
disajikan menjadi tugas kelompok dalam ruang kolaborasi. Ini merupakan tugas
diskusi dengan menampilkan visi bersama sesuai tahapan BAGJA. Satu perencanaan
bersama dan satu prakrsa bersama.
Selesai
dalam ruang kolaborasi berlanjut menuju elaborasi pemahaman. Hasilnya, saya
memperbaharui visi sebagai guru penggerak. Di mana visi yang say susun harus
sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
Poin
utama yang saya tangkap dalam kegiatan modul 1.3 yaitu bahwa guru penggerak
perlu memiliki visi. Visi harus sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
Penyusunan visi harus sesuai tahapan BAGJA. Kemudian, ada inkuiri apresiatif.
Setiap materi memiliki koneksi yang tergabung dalam koneksi antar materi.
Muara
kegiatan ini adalah berupa aksi nyata.
Aksi nyata berisi dokumentasi yang berkaitan dengan modul. Aksi nyata yang saya
lakukan adalah mewujudkan visi yang saya susun kemudian mewujudkan kegiatan
anak agar sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
Sebelum
sampai tahap ini tentu ada perjuangan keras. Perjuangan untuk mengajak rekan
sejawat memahami visi saya. Saya membutuhkan bantuan rekan untuk mewujudkan
profil pelajar Pancasila.
Dalam
tahapan inilah implementasi BAGJA berlangsung. Kemudian saya juga menyusun
prakarsa bersama bahwa mereka mendukung merdeka belajar menuju profil pelajar
Pancasila. Ini, banyak tantangan. Bagaimana saya menjalin komunikasi hingga
bergerak bersama mewujudkan visi.
Awalnya
ada perasaan canggung menjalin komunikasi dengan misi khusus. Komunikasi yang
bermula dari diskusi pribadi menuju forum komunikasi dengan guru maupun wali
siswa. Akhirnya, gayung bersambut.
Salah
aplikasi penerapan nilai beriman yaitu sholat berjamaah sholat dzuhur. Saya
mewajibkan anak beragam islam membawa perlengkapan sholat. Ketika mulai
memasuki jam pulang sekolah, saya mengajak siswa untuk sholat jamaah terlebih
dahulu.
Nilai
gotong royong saya terapkan dengan membentuk kelompok piket pengibaran bendera.
Setiap hari ada kelompok yang piket untuk mengibarkan bendera merah putih.
Petugas piket bergantian sehingga mereka akan memiliki tanggungjawab terhadap
tugasnya.
Kegiatan
piket berlangsung kelompok. Ada pengibar sedangkan rekan yang bukan petugas
akan mendampingi sehingga saat bendera dikibarkan peserta akan hormat bendera.
Ini bentuk gotong royong. Dampaknya juga ada rasa mandiri karena menjadi tanggungjawab
dan tak kalah penting nasionalisme.
Beberapa
kegiatan yang saya tuliskan merupakan rangkain berdasarkan modul 1.3. sebagai
guru penggerak perlu visi. Visi berisi
harapan tentang masa depan mereka/anak didik seperti apa. Visi ini harus
sesuai dengan profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada YME dan
berakhlaq mulia, mandiri, gotong royong, berkebhinnekaan global, bernalar
kritis, dan kreatif.
Lampiran:
Dokumentasi kegiatan aksi nyata modul 1.3: https://youtu.be/7u-SxrM-1YE
Sabtu, 13 Agustus 2022
Guru penggerak: Modul 1.3. Koneksi antar materi
Pada modul 1.3 koneksi antar materi berisi pertalian atau jaringan materi materi visi guru penggerak berdasarkan profil pelajar Pancasila dengan pemikiran Pendidikan KH Dewantara, Nilai Guru Penggerak, Peran Guru Penggerak, Inkuiri apresiatif, Bagja.
Awal modul harus mengenal visi. kemudian menyusun visi sebagai guru penggerak sesuai tahapan BAGJA. Implementasinya visi ini harus sesuai dengan profil pelalar Pancasila. Konstruksi visi menggunakan analisa BAGJA sebagai bagian dari pendekatan Inkuiri Apresiatif (IA). jadi, BAGJA merupakan bagian dari IA.
Hasilnya berupa aksi nyata dalam hal ini satu prakrasa/kesepakatan bersama. Agar lebih jelas bisa memperhatikan gambar berikut:
Selasa, 09 Agustus 2022
Guru Penggerak: Modul 1.3.a.2 Demontrasi Kontekstual; Pendekatan Inkuiri Apresiatif BAGJA Pada Perubahan Strategi Pembelajaran IPA di Masa Pandemi
Pendekatan Inkuiri Apresiatif BAGJA Pada Perubahan Strategi Pembelajaran IPA di Masa Pandemi
Pendekatan
Inkuiri Apresiatif (IA) merupakan strategi perubahan kolaboratif yang berbasis
kekuatan. IA bisa menjadi solusi strategi perubahan berupa pendekatanyang
berbeda dengan pendekatan lainnya. IA mewujudkan
potensi setiap individu dalam kelompok menjadi kekuatan untuk melakukan
perubahan.
BAGJA
merupakan tahapan yang mengikuti pendekatan Inkuiri Apresiatif. BAGJA merupakan
singkatan kata yang tersusun dari:
B : Buat pertanyaan
A : Ambil pelajaran
G : Gali mimpi
J : Jabarkan renncana
A : Atur eksekusi.
Saya
mencoba menyusun rancangan kegiatan sesuai tahapan BAGJA. Rancangan tersebut saya
terapkan di lingkungan sekolah. Tujuan dari penyusunan rancangan kegiatan
sesuai tahapan BAGJA untuk meningkatkan minat belajar IPA dalam masa pandemi.
Tahapan
prakarsa perubahan dalam pembelajaran IPA yang saya lakukan di sekolah dengan
mengikuti langkah langkah BAGJA sebagai
wujud nyata dari pendekatan Inkuiri Apresiatif.
Prakarsa
perubahan sesuai tahapan Bagja:
Buat
pertanyaan:
1. Bagaimana
agar siswa tertarik untuk mempelajari IPA saat pandemi?
Daftar
kegiatan:
1. Melakukan pembelajaran bervariasi
2. Melakukan praktikum di rumah
3. Mengaitkan pelajaran IPA dengan realita
4. Apresiasi
terhadap siswa
Ambil
pelajaran:
Daftar pertanyaan:
1. Kegiatan apa yang menarik bagi
siswa selama praktik?
2. Bagaimana membuat siswa senang dalam
pembelajaran IPA?
3. Apa yang membuat
mereka bosan dalam pembelajaran?
Daftar tindakan:
1. Mengajak siswa menjadi
observer/pengamat.
2. Mengajak siswa mengungkapkan
pendapat dan perasaannya selama praktik di rumah.
3. Mengenalkan siswa dengan fenomena
alam.
4. Mendukung siswa agar menyukai kegiatan praktikum IPA
Gali mimpi:
Daftar pertanyaan:
1. Siswa antusias dalam pembelajaran
IPA
2. Siswa memiliki pemahaman yang
baik terhadap materi
3. Siswa terampil dalam praktikum
Daftar tindakan:
1. Berkolaborasi dengan wali siswa
untuk mendukung siswa.
2. Berkolaborasi dengan rekan guru
dalam menyusun rencana pembelajaran yang menarik.
3. Berkolaborasi dengan kepala
sekolah untuk memberikan support berkaitan dengan sarana dan prasarana pendukung
dalam pembelajaran.
Jabarkan rencana
Daftar pertanyaan:
1. Bagaimana menciptakan pembelajaran IPA yang menarik
selama pandemi?
Daftar kegiatan:
1. Membuat RPP yang berisi
pembelajaran yang menarik.
2. Menyiapkan sarana pendukung
maupun doumentasi kegiatan.
3. Berkolaborasi dengan warga
sekolah
4. Sosialisasi kegiatan kepada wali
murid
5. Mempelajari inovasi pembelajaran daring seperti prezi
atau youtube.
Atur eksekusi
Daftar pertanyaan:
1. Kapan pelaksanaannya?
2. Siapa yang terlibat?
3. Siapa yang melakukan supervisi?
4. Apa indikator keberhasilannya?
5. Bagaimana evaluasinya?
Daftar kegiatan:
1. Kegiatan berjalan secara daring.
Pada hari kamis, 20 Januari 2022
2. Setiap pertemuan 2×30 menit
3. Menggunakan metode yang bervariasi
4. Guru, siswa, kepala sekolah, wali
murid terlibat aktif dalam pembelajaran sesuai perannya.
5. Kepala sekolah melakukan
supervisi
6. Guru memberikan masukan dan umpan
balik.
Dari
alur BAGJA yang dilakukan di SD N 5 Wangon, terjadi adanya peningkatan
motivasi siswa dalam pembelajaran IPA. Selain itu, Guru menjadi lebih
tertantang untuk membuat inovasi pembelajaran yang lebih menarik.
Lampiran:
1. Foto kegiatan pembelajaran praktik di rumah
2. Video prakrasa bersama menuju profil pelajar panasila: https://youtu.be/hAoMoh3p_SE
3.Video materi pembelajaran IPA: https://youtu.be/kZ1IvmTOqk0
Guru penggerak: Elaborasi pemahaman modul 1.3; Prakarsa perubahan diri
Kegiatan guru penggerak paad hari selasa, 9 Agustus 2022 berlangsung secara daring dalam topik elaborasi pemahaman modul 1,3 prakrasa perubahan diri.
Kegiatan berlangsung dari puku 14.30 hingga 16.00 WIB. Narasumber elaborasi pemahaman Bapak Wisnhu suprihadi. Kegiatan berlangsung cukup menarik dengan diskusi secara daring menggunakan google meet.
yang menjadi penegasan daalm pertemuan kali ini adalah penyusunan visi. Visi yang beliau maksud adalah visi sebagai guru penggerak terhadap ank didiknya. di masa depan nanti mau dibentu seperti apa.
Dalam penyusunan visi juga perlu di ingat kondisi real siswa dan kondisi lingkungan sekolah. karena penerapan siswa yang berpihak pada siswa agar terbentuk profil pelajar pancasila. Tentunya perlu dilakukan secara bertahap. Perlu ada analisis sebelum penyusunan visi.

