Edutainment Nusantara

LETS MAKE HARMONY

Kamis, 18 Agustus 2022

Karnaval HUT RI 77 SDN 5 Wangon

Jumat, 19 Agustus 2022

Karnaval HUT RI 77 diselenggarakan okeh SDN 5 Wangon. Karnaval di ikuti oleh siswa kelas 1 samapai 6, Guru serta Karyawan SDN 5 Wangon.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan karnaval dilakukan dengan pawai keliling dusun slatri. Pawai dimulai sari SDN 5 Wangon menuju wates atau jalan perbatasan desa wangon dengan parungkamal.

Dari wates menuju dusun derik. Peserta berjalan pada jalan tengah sawah. Mereka mengenakan seragam olah raga sambil membawa bendera merah putih.

Setelah lelah menyusuri dusun derik kembali ke pemukiman Rw 16. Kemudian kembali ke sekolah.

Karnaval menjadi ajang memeriahkan kemerdeka RI ke 77. Sekaligus mengenalkan siswa dengan kondisi lingkungan masyarakat.

Rabu, 17 Agustus 2022

Semarak HUT RI 77 di SDN 5 Wangon

Wangon, 18 Agustus 2022

Semarak perayaan HUT RI 77 berlangsung meriah di SDN 5 Wangon. Perayaan di isi dengan kegiatan lomba. Diantaranya lomba memasukkan pensil,lomba memakai baju dengan cepat, joget duduk di kursi.

Setiap kelas memiliki lomba sendiri. Kelas rendah berbeda jenis lombanya dengan kelas tinggi. Apapun jenis lomba yang dilakukan mampu menarik perhatian penonton. Sehingga suasana riuh ramai oleh teriakan dan tawa anak-anak.

Kegiatan lomba di mulai pukul 09.00 WIB. Terlihat siswa saling bahu menyiapkan sound sistem bersama Pak Subar. 

Kegiatan semakin meriah ketika Bu Desi menjadi MC atau pemandu acara kegiatan lomba. Ketika anak mulai jenuh, sang MC pun menyisipkan lagu ojo di bandingke. Lagu yang juga viral karena dinyanyikan saat upacara bendera di Istana Negara RI.

Tak kalah ramai dari Bu Desi juga terlihat Bu Kepala Sekolah SDN 5 Wangon yang berfoto gembira bersama rekan kerjanya. Perayaan HUT RI di SDN 5 Wangon, sangat menghibur bagi peserta Lomba yang juga siswa SDN 5 Wangon.

salah peserta lomba cepat mengenakan seragam sekolah

Ibu Kepala Sekolah bersama rekan guru

Peserta lomba tampak mondar mandir

Penonton lomba

Perayaan HUT RI 77

Rabu, 17 Agustus 2022
Hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun Republik Indonesia 77. Perayaan hari kemerdekaan salah satunya dengan upacara bemdera.

Upacara bendera hari kemerdekaan berlangsung di Lapangan Desa Klapa Gading Kulon. Upcara berlangsung sangat khidmat dari jam 09.00 wib. Saat upacara berakhir, peserta disuguhi dengan atraksi marching band dan pencak silat.

Perungatan hari kemerdekaan bukan hanya dengan upacara. Beberapa tempat di desa juga mengadakan kegiatan lomba untuk meramaikan hari kemerdekaan. Seperti lomba pukul air atau karnaval rakyat di desa pekuncen.

      Upacara bendera di lapangan Desa Klapa Gading Kulon

Karnaval rakyat di Desa pekuncen

Lomba memasukkan pensil ke dalam botol di desa pekuncen

Senin, 15 Agustus 2022

Guru Penggerak: Jurnal Refleksi Dwi mingguan (2) Modul 1.3

Kamis, 11 Agustus 2022

Hampir satu bulan vakum dalam kegiatan guru penggerak. Vakum terjadai karena ada alih kelola Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5. Semula di bawah naungan P4TK Matematika yang berkedudukan di DI Yogyakarta. Kini, alih kelola oleh BBGP (Balai Besar Guru Penggerak) Provinsi Jawa Tengah.

Adanya alih kelola tentu tak menyurutkan semangat ku untuk mengikuti program guru penggerak sampai tuntas. Semangat ku mulai menyala ketika awal agustus mulai dilakukan kegiatan guru penggerak secara normal. Artinya, saya mulai menjalani aktifitas normal secara daring program guru penggerak.

Kepastian kegiatan guru penggerak mulai berjalan pada bulan Agustus. LMS aktif, walau sedikit ada perubahan konten namun tak menghilangkan substansi. Kegiatan lanjutan pada modul kali ini yaitu menuju visi guru penggerak dan profil pelajar Pancasila.

Pada pengenalan modul, saya menyusun visi sebagai guru penggerak. Kemudian visi disajikan menjadi tugas kelompok dalam ruang kolaborasi. Ini merupakan tugas diskusi dengan menampilkan visi bersama sesuai tahapan BAGJA. Satu perencanaan bersama dan satu prakrsa bersama.

Selesai dalam ruang kolaborasi berlanjut menuju elaborasi pemahaman. Hasilnya, saya memperbaharui visi sebagai guru penggerak. Di mana visi yang say susun harus sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

Poin utama yang saya tangkap dalam kegiatan modul 1.3 yaitu bahwa guru penggerak perlu memiliki visi. Visi harus sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Penyusunan visi harus sesuai tahapan BAGJA. Kemudian, ada inkuiri apresiatif. Setiap materi memiliki koneksi yang tergabung dalam koneksi antar materi.

Muara kegiatan  ini adalah berupa aksi nyata. Aksi nyata berisi dokumentasi yang berkaitan dengan modul. Aksi nyata yang saya lakukan adalah mewujudkan visi yang saya susun kemudian mewujudkan kegiatan anak agar sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

Sebelum sampai tahap ini tentu ada perjuangan keras. Perjuangan untuk mengajak rekan sejawat memahami visi saya. Saya membutuhkan bantuan rekan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila.

Dalam tahapan inilah implementasi BAGJA berlangsung. Kemudian saya juga menyusun prakarsa bersama bahwa mereka mendukung merdeka belajar menuju profil pelajar Pancasila. Ini, banyak tantangan. Bagaimana saya menjalin komunikasi hingga bergerak bersama mewujudkan visi.

Awalnya ada perasaan canggung menjalin komunikasi dengan misi khusus. Komunikasi yang bermula dari diskusi pribadi menuju forum komunikasi dengan guru maupun wali siswa. Akhirnya, gayung bersambut.

Salah aplikasi penerapan nilai beriman yaitu sholat berjamaah sholat dzuhur. Saya mewajibkan anak beragam islam membawa perlengkapan sholat. Ketika mulai memasuki jam pulang sekolah, saya mengajak siswa untuk sholat jamaah terlebih dahulu.

Nilai gotong royong saya terapkan dengan membentuk kelompok piket pengibaran bendera. Setiap hari ada kelompok yang piket untuk mengibarkan bendera merah putih. Petugas piket bergantian sehingga mereka akan memiliki tanggungjawab terhadap tugasnya.

Kegiatan piket berlangsung kelompok. Ada pengibar sedangkan rekan yang bukan petugas akan mendampingi sehingga saat bendera dikibarkan peserta akan hormat bendera. Ini bentuk gotong royong. Dampaknya juga ada rasa mandiri karena menjadi tanggungjawab dan tak kalah penting nasionalisme.

Beberapa kegiatan yang saya tuliskan merupakan rangkain berdasarkan modul 1.3. sebagai guru penggerak perlu visi. Visi berisi  harapan tentang masa depan mereka/anak didik seperti apa. Visi ini harus sesuai dengan profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada YME dan berakhlaq mulia, mandiri, gotong royong, berkebhinnekaan global, bernalar kritis, dan kreatif.

 Lampiran:

Dokumentasi kegiatan aksi nyata modul 1.3: https://youtu.be/7u-SxrM-1YE 

Sabtu, 13 Agustus 2022

Guru penggerak: Modul 1.3. Koneksi antar materi

Pada modul 1.3 koneksi antar materi berisi pertalian atau jaringan materi materi visi guru penggerak berdasarkan profil pelajar Pancasila dengan pemikiran Pendidikan KH Dewantara, Nilai Guru Penggerak, Peran Guru Penggerak, Inkuiri apresiatif, Bagja.

Awal modul harus mengenal visi. kemudian menyusun visi sebagai guru penggerak sesuai tahapan BAGJA. Implementasinya visi ini harus sesuai dengan profil pelalar Pancasila. Konstruksi visi menggunakan analisa BAGJA sebagai bagian dari pendekatan Inkuiri Apresiatif (IA). jadi, BAGJA merupakan bagian dari IA. 

Hasilnya berupa aksi nyata dalam hal ini satu prakrasa/kesepakatan bersama. Agar lebih jelas bisa memperhatikan gambar berikut:



Selasa, 09 Agustus 2022

Guru Penggerak: Modul 1.3.a.2 Demontrasi Kontekstual; Pendekatan Inkuiri Apresiatif BAGJA Pada Perubahan Strategi Pembelajaran IPA di Masa Pandemi

Pendekatan Inkuiri Apresiatif BAGJA Pada Perubahan Strategi Pembelajaran IPA di Masa Pandemi

Pendekatan Inkuiri Apresiatif (IA) merupakan strategi perubahan kolaboratif yang berbasis kekuatan. IA bisa menjadi solusi strategi perubahan berupa pendekatanyang berbeda dengan pendekatan  lainnya. IA mewujudkan potensi setiap individu dalam kelompok menjadi kekuatan untuk melakukan perubahan.

BAGJA merupakan tahapan yang mengikuti pendekatan Inkuiri Apresiatif. BAGJA merupakan singkatan kata yang tersusun dari:

B       :    Buat pertanyaan

A       :    Ambil pelajaran

G       :    Gali mimpi

J        :    Jabarkan renncana

A       :    Atur eksekusi.

Saya mencoba menyusun rancangan kegiatan sesuai tahapan BAGJA. Rancangan tersebut saya terapkan di lingkungan sekolah. Tujuan dari penyusunan rancangan kegiatan sesuai tahapan BAGJA untuk meningkatkan minat belajar IPA dalam masa pandemi.

Tahapan prakarsa perubahan dalam pembelajaran IPA yang saya lakukan di sekolah dengan mengikuti langkah langkah BAGJA sebagai  wujud nyata dari pendekatan Inkuiri Apresiatif.

Prakarsa perubahan sesuai tahapan Bagja:

Buat pertanyaan:

1. Bagaimana agar siswa tertarik untuk mempelajari IPA saat pandemi?

 

Daftar kegiatan:

1. Melakukan pembelajaran bervariasi

2. Melakukan praktikum di rumah

3. Mengaitkan pelajaran IPA dengan realita

4. Apresiasi terhadap siswa

 

Ambil pelajaran:

Daftar pertanyaan:

1. Kegiatan apa yang menarik bagi siswa selama praktik?

2. Bagaimana membuat siswa senang dalam pembelajaran IPA?

3. Apa yang membuat mereka bosan dalam pembelajaran?

 

Daftar tindakan:

1. Mengajak siswa menjadi observer/pengamat.

2. Mengajak siswa mengungkapkan pendapat dan perasaannya selama praktik di rumah.

3. Mengenalkan siswa dengan fenomena alam.

4. Mendukung siswa agar menyukai kegiatan praktikum IPA

 

Gali mimpi:

Daftar pertanyaan:

1. Siswa antusias dalam pembelajaran IPA

2. Siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap materi

3. Siswa terampil dalam praktikum

 

Daftar tindakan:

1. Berkolaborasi dengan wali siswa untuk mendukung siswa.

2. Berkolaborasi dengan rekan guru dalam menyusun rencana pembelajaran yang menarik.

3. Berkolaborasi dengan kepala sekolah untuk memberikan support berkaitan dengan sarana dan prasarana pendukung dalam pembelajaran.

 

Jabarkan rencana

Daftar pertanyaan:

1. Bagaimana menciptakan pembelajaran IPA yang menarik selama pandemi?

Daftar kegiatan:

1. Membuat RPP yang berisi pembelajaran yang menarik.

2. Menyiapkan sarana pendukung maupun doumentasi kegiatan.

3. Berkolaborasi dengan warga sekolah

4. Sosialisasi kegiatan kepada wali murid

5. Mempelajari inovasi pembelajaran daring seperti prezi atau youtube.

 

Atur eksekusi

Daftar pertanyaan:

1. Kapan pelaksanaannya?

2. Siapa yang terlibat?

3. Siapa yang melakukan supervisi?

4. Apa indikator keberhasilannya?

5. Bagaimana evaluasinya?

 

Daftar kegiatan:

1. Kegiatan berjalan secara daring. Pada hari kamis, 20 Januari 2022

2. Setiap pertemuan 2×30 menit

3. Menggunakan metode yang bervariasi

4. Guru, siswa, kepala sekolah, wali murid terlibat aktif dalam pembelajaran sesuai perannya.

5. Kepala sekolah melakukan supervisi

6. Guru memberikan masukan dan umpan balik.

 

Dari alur BAGJA yang dilakukan di SD N 5 Wangon, terjadi adanya peningkatan
motivasi siswa dalam pembelajaran IPA. Selain itu, Guru menjadi lebih tertantang untuk membuat inovasi pembelajaran yang lebih menarik. 


Lampiran:

1. Foto kegiatan pembelajaran praktik di rumah


2. Video prakrasa bersama menuju profil pelajar panasila: https://youtu.be/hAoMoh3p_SE

3.Video materi pembelajaran IPA: https://youtu.be/kZ1IvmTOqk0

Guru penggerak: Elaborasi pemahaman modul 1.3; Prakarsa perubahan diri

Kegiatan guru penggerak paad hari selasa, 9 Agustus 2022 berlangsung secara daring dalam topik elaborasi pemahaman modul 1,3 prakrasa perubahan diri.

Kegiatan berlangsung dari puku 14.30 hingga 16.00 WIB. Narasumber elaborasi pemahaman Bapak Wisnhu suprihadi. Kegiatan berlangsung cukup menarik dengan diskusi secara daring menggunakan google meet.

yang menjadi penegasan daalm pertemuan kali ini adalah penyusunan visi. Visi yang beliau maksud adalah visi sebagai guru penggerak terhadap ank didiknya. di masa depan nanti mau dibentu seperti apa.

Dalam penyusunan visi juga perlu di ingat kondisi real siswa dan kondisi lingkungan sekolah. karena penerapan siswa yang berpihak pada siswa agar terbentuk profil pelajar pancasila. Tentunya perlu dilakukan secara bertahap. Perlu ada analisis sebelum penyusunan visi.