Edutainment Nusantara

LETS MAKE HARMONY

Jumat, 05 Agustus 2022

Guru Penggerak Ruang Kolaborasi 1.3: Penyusunan visi bersama sesuai tahapan Bagja, Guru Penggerak

Penyusunan visi bersama sesuai tahapan Bagja. Bagja merupakan akronim dari buat pertanyaan utama, ambil pelajaran, gali mimpi, jabarkan rencana, dan atur eksekusi.

Ruang kolaborasi pada hari Jumat, 5 Agustus 2022 berlangsung secara daring melalui LMS BBGP dalam aplikasi guru penggerak. Ruang kolaborasi mengambil topik materi penyusunan visi bersama sesuai tahapan Bagja, satu rencana bersama serta prakarsa bersama.

Kelompok diskusi dibagi dua kelompok yaitu kelompok 1 dan kelompok 2. Adapun hasil dari salah satu kelompok tentang visi bersama dapat di simak sebagai berikut:

Rencana dan visi sesuai konsep Bagja

 

KELOMPOK 2:

1. RUSIYATI

2.BINTON MUSTOFA

3.ULIL AZMI

4.ENI SUPRATI

5.DENI WIWIT M

6.SUSANTO

 

Visi:

Mewujudkan Sekolah yang Berpihak Pada Murid dan Berorientasi Pada Mutu Lulusan Berprofil pelajar pancasila

 

TAHAPAN B-A-G-J-A

BUAT PERTANYAAN UTAMA

Mewujudkan Sekolah yang Berpihak Pada Murid dan Berorientasi Pada Mutu Lulusan Berprofil pelajar Pancasila.

 

Buat pertanyaan utama:

Bagaimana memberikan pemahaman tentang Konsep Merdeka Belajar dan menerapkannya terutama untuk guru dan implementasinya kepada siswa dan bersama-sama menuju Visi Mewujudkan Sekolah yang Berpihak Pada Murid dan Berorientasi Pada Mutu Lulusan Berprofil pelajar pancasila?

 

Daftar Tindakan yang perlu dilakukan, untuk menjawab pertanyaan :

Menggalang atau mencari koalisi dengan cara berkolaborasi mengajak para pemangku kepentingan sekolah untuk mengaitkannya dengan  visi sekolah yang merumuskannya secara bersama, sehingga tindakan ini dapat terlaksana. sehingga tampak Keterkaitannya Konsep Merdeka Belajar pada Visi Sekolah yaitu:Mewujudkan Sekolah yang Berpihak Pada Murid dan Berorientasi Pada Mutu Lulusan Berprofil pelajar pancasila

AMBIL PELAJARAN

Daftar pertanyaan:

Kegiatan Apa yang paling menarik dan mudah untuk mensosialisasikan Konsep Merdeka Belajar menuju Visi Mewujudkan Sekolah yang Berpihak Pada Murid dan Berorientasi Pada Mutu Lulusan Berprofil pelajar pancasila?

 

Daftar Tindakan yang perlu dilakukan, untuk menjawab pertanyaan:

  1. Sosialisai Program Merdeka Belajar dalam satu ruang pertemuan atau ruang pelatihan
  2. Membuat Video Komitmen bersama

 

GALI MIMPI

Daftar pertanyaan:

Bagaimana menjalankan strategi Secara bersama-sama untuk mengiplementasikan Sekolah yang Berpihak Pada Murid dan Berorientasi Pada Mutu Lulusan Berprofil pelajar pancasila

Daftar Tindakan yang perlu dilakukan, untuk menjawab pertanyaan :

  1. Pembuatan Karya yang beragam dari penugasan pada materi guru mata pelajaran, sesuai dengan kemampuan siswa dalam membuat karya
  2. Membuat Inovasi dalam pembelajaran dengan berpihak pada murid

JABARKAN RENCANA

Daftar pertanyaan:

1.   Latar Belakang Apa yang mendasari kegiatan sosialisasi Mewujudkan Sekolah yang Berpihak Pada Murid dan Berorientasi Pada Mutu Lulusan Berprofil pelajar pancasila?

2.   Hal apa dan Strategi apa yang harus dipersiapkan untuk pelaksanaan kegiatan Sosialisasi?

3.   Siapa saja yang dilibatkan dalam panitia kegiatan Sosialisasi?

4.   Kapan Persiapan dan Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi?

 

Daftar Tindakan yang perlu dilakukan, untuk menjawab pertanyaan:

  1. Sebagai landasan atau dasar dalam penerapan konsep merdeka belajar dilingkungan sekolah dan untuk mendukung setiap aksi nyata maka perlu adanya sosialisasi tentang pemahaman Filosofi KHD dengan seluruh pemangku kepentingan. Sehingga apa yang dipelajari dalam guru penggerak bukan hanyaditerapkan pada diri sendiri tetapi mulai diterapkan oleh warga sekolah. Sehingga peralahan – lahan Profil Pelajar Pancasila tercermin di diri siswa.
  2. Hal apa dan Strategi apa yang harus dipersiapkan :
  3. Mulai dari Penyiapan Materi yang akan disajikan untuk pelaksanaan kegiatan yang disusun berdasarkan Konsep MERRDEKA, yaitu MULAI DARI DIRI, EKSPLORASI KONSEP, RUANG KOLABORASI, REFLEKSI TERBIMBING, DEMONSTRASI KONTEKSTUAL, ELABORASI PEMAHAMAN, KONEKSI ANTAR MATERI, AKSI NYATA
  4. Persiapan akan dimulai 4 Agustus 2022 s.d 6 Agustus 2022 dan pelaksanaan kegiatan 8 Agustus 2022.

ATUR EKSEKUSI

Daftar pertanyaan:

  1. Apakah Segala Persiapan dari Rencana berjalan dengan lancar?
  2. Bagaimana cara mengundang Pemangku Kepentingan yang mendukung Acara sosialisasi dan memastikan mereka dapat hadir dalam kegiatan ?

Daftar Tindakan yang perlu dilakukan, untuk menjawab pertanyaan :

  1. Tahapan demi tahapan dilalui panitia, dari mulai rapat intern, mendapatkan izin dari Kepala Sekolah, membuat spanduk, ATK, menggandakan materi, Konsumsi, dan tempat pelaksanaan, semuanya tidak ada kendala dan berjalan dengan lancar. seluruh warga sekolah antusias dan dukungan terus mengalir untuk mengikuti pelaksaan tersebut
  2. Melalui Surat undangan dari Kepala Sekolah yang dikirim lewat media Whatsapp yaitu mengundang seluruh peserta yang terlibat diantaranya: Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Pengawas Sekolah, dan guru-guru SMK MA’ARIF NU 1 AJIBARANG.

 

Lampiran Pelaksanaan Kegiatan :

Komitmen Bersama:

https://youtu.be/hAoMoh3p_SE

 


Rabu, 03 Agustus 2022

Guru Penggerak Angkatan 5; Ruang Kolaborasi dalam diskusi eksplorasi visi dan Profil Pelajar Pancasila

 Ruang Kolaborasi  dalam diskusi eksplorasi visi dan Profil Pelajar Pancasila


Setelah lama vakum, akhirnya kembali dalam kegitan guru penggerak. Kegiatan yang sudah diawali tugas mandiri, hari ini(4/8, senin) berlangsung diskusi dalam ruang kolaborasi.

Kegiatan yang mengutamakan eksplorasi diri tentang visi dan pelajar Pancasila berlangsung pada pukul 10.00-12.00 WIB. Kegiatan berlangsung secara daring dengan memanfaatkan media LMS BBGP.

Masing-masing peserta memanfaatkan fasilitas dalam LMS dengan akses pada enter room. Peserta terbagi menjadi dua kelompok yang terbagi dalam ruang diskusi kelompok 1 dan kelompok 2.

Konsep kegiatan menyusun visi bersama kemudian aplikasikan dengan konsep Bagja. Mengutip dari kelompok diskusi 1 atau kelompok 1. Kelompok menentukan visi dari salah anngota yang disepkati.

Melakukan identifikasi visi. Inti dari kegiatan ini bahwa Calon Guru Penggerak harus bisa merumuskan visi yang menggerakkan hati dan kolborasi dalam menumbuhkembangkan profil pelajar Pancasila pada murid-murid.

Selasa, 02 Agustus 2022

Imajiku tentang Murid di Masa Depan; Visi SD N 5 Wangon

Imajiku tentang murid di masa depan. Bahwa setiap manusia pasti memiliki imaji. Terlebih guru memiliki imaji terhadap muridnya tentang masa depannya kelak.

Apa yang dipikirkan tentang harapan, mimpi atau cita-cita itulah imaji kemudian menjadi imajinasi. Hidup ini akan menjadi aneh jika manusia tidak memiliki imajinasi.

Imajinasi itu penting. Imajinasi memiliki bentuk dasar imaji. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) imaji adalah sesuatu yang dibayangkan dalam pikiran:bayangan.

Ketika manusia sudah tidak memiliki imajinasi mungkin saat itulah manusia sudah menjadi manusia yang miskin sebenarnya. Tantangan hidup dimasayarakat sering dihadapkan pada peliknya permasalahan  sosial seperti kemiskinan. Miskin materi adalah hal yang wajar, namun guru harus mampu menguatkan peserta didik jangan sampai miskin imajinasi.

Imajiku tentang murid SDN 5 Wangon


Kuatnya imajinasi menentukan perjalanan serta keberhasilan di masa depan. Begitu juga keberhasilan pendidikan suatu instansi pendidikan tergantung pada imaji gurunya yang ditransformasikan dalam bentuk visi sekolah maupun visi guru.

Visi berisi harapan tentang masa depan anak didiknya kelak. Sehingga perlu penyusunan visi yang lebih relevan dengan kondisi lingkungan belajar. Ketika visi terbetuk maka sumber daya yang dalam institusi atau guru perlu dicurakan semaksimal agar mencetak peserta didik sesuai visi yang diharapkan.

SD N 5 Wangon memiliki visi "Bertaqwa, Berkualitas dan Berkepribadian yang Kuat."

Berdasarkan visi SDN 5 Wangon memiliki harapan agar peserta didiknya menjadi anak yang bertaqwa. Mereka tidak hanya menjadi anak yang pandai secara akademiki tetapi memiliki kecerdasan spiritual. Mereka menjadi pribadi yang taat pada aturan agama sehingga mampu menjadi masayarakat yang bermanfaat.

agar tercapainya visi sekolah, SDN 5 Wangon dalam hal ini Guru-guru maupun warga sekolah membentuk lingkungan belajar yang kondusif. Guru menerakan sikap responsif atas keluhan yang duhadapi anak didik serta mencegah maupun menindak pelaku bulliying.

Guru juga menerapak sekolah ramah anak. Salah satu penting utama yang menjadi fokus adalah meminimalisir tindak bulliying. Kemudian juga sikap apresiatif. Guru menjadi pribadi yang siap mengahragai anak didik. Bentuk apresiatif tentunya bukan hanya tentang pegakuan sebuah prestasi belajar namun sikap menerima kekurangan maupun kelebihan peserta didik. karena mereka sudah memiliki kodratnya, kodrat alam maupun kofrat zaman.


Senin, 01 Agustus 2022

Calon Guru Penggerak Angkatan 5 Kembali Diklat

Setelah satu bulan vakum dalam aktiftas  daring (dalam jaringan) calon guru penggerak. Kini, peserta calon guru penggerak angkatan 5 mulai disibukkan dengan tugas mandiri yang diselenggarakan secara daring lewat LMS BBGP (Balai Besar Guru Penggerak).

Adanya masa vakum kegiatan daring disebabkan peralihan pengelola diklat guru penggerak. Sebelumnya, kegiatan guru penggerak khususnya wilayah Jawa Tengah dikelola oleh P4TK Matematika, DI Yogyakarta. Kini, calon penggerak Jawa Tengah di bawah Balai Besar Guru Penggerak Jawa Tengah.


Senam Pelajar Indonesia, Materi Ekstra Kurikuler Penjas

Senam Pelajar Indonesia menjadi salah satu materi ekstra kurikuler penjaskes di SD N 5 Wangon. Pemberian materi ekstra senam untuk menambah semangat siswa dalam berolahraga.

Materi senam pelajar Indonesia di sampaikan oleh Guru Penjaskes, Bapak Bima Charmedika, S.Pd. Beliau menjadi instruktur senam pelajar Indonesia bagi siswa. Bila siswa semangat olahraga maka aktiftas siswa dalam kegiatan sehari-hari akan lebih bergairah.

Guru penjaskes yang baru itu terlihat sangat bersemangat memberikan materi. Tak heran jika siswa kelas enam juga ikut bersemangat memeragakan gerakan senam.  

Kegiatan senam dilaksanakn di ruang kelas 6. Siswa yang mengikuti sejumah 21. mereka terdiri dari 12 anak putri dan 9 anak putra. Siswa yang terlibat dalam kegiatan ini akan menjadi role model buat teman-temannya.


Sabtu, 30 Juli 2022

Pawai Obor menyambut Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah di Desa Pekuncen, Jatilawang

Semarak tahun baru islam 1444 Hijriyah di sambut meriah dengan pawai obor di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang. Pawai obor berlangsung meriah karena melibatkan beberapa elemen masyarakat.

Elemen masyarakat yang terlibat menyemarakkan kegiatan pawai obor antara lain Barisan Pemuda Ansor Desa Pekuncen, IPNU,IPPNU, Banser, Fatayat serta anak-anak. Kegiatan ini juga tururt di hadir Kepala Desa Pekuncen. 

Bapak Kepala Desa selain membuka kegiatan acara juga turut jalan kaki mengiktui pawai bersama masyarakat. Pawai obor pun menjadi semakin ramai.

Acara berlangsung pada pukul 20.00 WIB, Jumat 30 juli 2022. Lokasi pemberangkatan dari Balai Desa Pekuncen kemudian menuju Bonokeling. Terus mengitari jalan desa hingga kembali ke Balai desa pekuncen.

Selama kegiatan masayrakat terlihat antusisas menyambut barisan pawai obor. Barisan pemuda juga semangat dengan membawa panji organisasi NU hingga mengumandangkan sholawat,

Lima Hari Sekolah Siswa SD di Banyumas

Pemerintah Kabupaten Banyumas mulai menerapkan lima hari sekolah bagi siswa Sekolah dasar (SD). Lima hari sekolah mulai berlaku pada hari senin, tanggal 1 Agustus 2022. 

Dengan berlakunya aturan tersebut maka siswa SD masuk sekolah dari hari senin sampai jumat. Berlakunya lima hari sekolah sebenarnya masih uji coba. Uji coba berlangsung selama tiga bulan. Setelah tiga bulan, Pemerintah Kabupaten Banyumas akan melakukan evaluasi.

Seperti di kutip melalui regional.kompas.com tanggal 28 Juli 2022. Bahwa Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, uji coba rencananya akan diberlakukan selama tiga bulan yakni mulai dari tanggal 1 Agustus mendatang. 

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati dalam kompas mengatakan, siswa dan sekolah perlu penyesuaian karena jam belajar akan lebih panjang dibanding sebelumnya. "Makanya uji coba dulu selama tiga bulan. Nanti kami akan menjaring aspirasi dari sekolah dan orangtua murid apakah ada kesulitan hingga penurunan semangat belajar," kata Irawati.

Sumber artikel:
Kompas.com dengan judul "Uji Coba 5 Hari Sekolah bagi Siswa SD Negeri di Banyumas Akan Dimulai 1 Agustus", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2022/07/28/112237878/uji-coba-5-hari-sekolah-bagi-siswa-sd-negeri-di-banyumas-akan-dimulai-1.